Pages

Tampilkan postingan dengan label materi smk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label materi smk. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 November 2013

kamus istilah pertanian


Analisa hara pupuk : menyatakan berapa jumlah relatif dari N, P2O5,dan K2O dalam pupuk tersebut

ATP (Adenosine Triposfat) : satuan pertukaran energi dalam sel.

Aerasi : Tata udara tanah

Auksin : zat tumbuh yang pertama ditemukan yang bekerja pada proses perpanjangan atau
pembesaran sel.

Bekerjanya pupuk : adalah waktu yang diperlukan sejak saat pemberian pupuk hingga pupuk tersebut dapat diserap tanaman

Daur air : adalah perubahan yang terjadi pada air secara berulang dalam suatu pola tertentu.

Diferensiasi : proses pertumbuhan tanaman disebut Derajat peresapan air Angka yang menyatakan derajat meresapnya air pengairan ke dalam tanah dan keseragaman
peresapannya ke dalam lapisanlapisan bawah tanah Derajat ketebakan
kebasahan merupakan pernyataan yang menyatakan berapa besar pembasahan tanah, yang seharusnya segera dilakukan setelah kurun waktu pemberian air pengairan.
Difusi : adalah pergerakan molekul atau ion dari dengan daerah konsentrasi tinggi ke daerah
dengan konsentrasi rendah

Embrio : Calon individu baru

Epidermis : Kulit luar organ berupa lapisan lilin yang mencegah kehilangan air secara berlebihan

Epigeal : Proses perkecambahan yang hipokotilnya tumbuh memanjang akibatnya kotiledon dan plumula terdorong ke permukaan tanah, sehingga kotiledon berada diatas tanah

Fotosintesis : Pengubahan bentuk tanaga matahari menjadi bentuk lain

Fotosisitem I : Molekul klorofil yang menyerap cahaya pada panjang gelombang 700 nM.

Fotosistem II : Terdiri dari molekul klorofil yang menyerap cahaya pada panjang gelombang 680nM

Fototropisme : merupakan peristiwa pembengkokan ke arah cahaya Flooding (Cara
penggenangan) adalah cara pemberian air ke lahan pertanian sehingga menggenangi permukaan tanahnya.

Gen : faktor pembawa sifat menurun yang terdapat di dalam makhluk hidup

Giberelin : Hormon yang bekerja hanya merangsang pembelahan sel. Terutama untuk merangsang pertumbuhan primer Gravity irrigation atau irigasi gaya berat
Sistem ini menggunakan cara di mana pemberian/ penyaluran air pengairan ini
sepenuhnya dengan memperhatikan gaya berat

ground water:, yaitu air tanah atau jelasnya air permukaan yang meresap ke dalam tanah dan berkumpul di bagian lapisan bawah tanah yang kemudian sedikit demi sedikit akan ke luar melalui mata air

Habitat : Tempat tinggal makluk hidup

Higroskopisitas pupuk : adala sifat mudah tidaknya pupuk bereaksi dengan uap air.

Hipogeal : Pada perkecambahan ini terjadi pertumbuhan memanjang dari epikotil yang menyebabkan plumula keluar menembus kulit biji dan muncul diatas tanah kotiledon tetap berada di dalam tanah

Hormon (zat tumbuh) : suatu senyawa organik yang dibuat pada suatu bagian tanaman dan kemudian diangkut ke bagian lain, yang konsentrasinya rendah dan menyebabkan suatu dampak fisiologis

Hiposonik : Suatu larutan yang mempunyai tekanan osmosis lebih rendah daripada larutan lain

Indeks garam : merupakan gambaran perbandingan kenaikan tekanan osmotik karena penambahan 100 g pupuk dengan kenaikan tekanan osmotik karena penambahan 100 g NaNO3

Irigasi :secara umum didefinisikan sebagai pemberian air kepada tanah dengan maksud
untuk memasok kelembaban tanah esensial bagi pertumbuhan tanaman

interflow: yaitu aliran air yang meresap ke lapisan tanah permukaan dan kemudian mengalir kembali keluar dari lapisan tanah permukaan tersebut ke permukaan tanahnya

Isotonik atau isomosi : Suatu larutan yang mempunyai tekanan osmosis yang sama dengan larutan lain

Kelarutan pupuk : menyatakan mudah tidaknya suatu pupuk larut dalam air, dan diserap akar tanaman.

Kekeringan : dapat dinyatakan sebagai suatu keadaan dimana berkurangnya jumlah air disebabkan oleh menurunnya daya dukung tanah terhadap ketersediaan air

Kekeringan hidrologi: adalah kekeringan yang berasosiasi dengan
efek periode singkat dari curah hujan

 Kekeringan meteorology:, adalah cekaman kekeringan yang disebabkan keterbatasan curah hujan yang berkepanjangan

Kekeringan sosial ekonomi, adalah keadaan perubahan sosial ekonomi masyarakat yang disebabkan oleh keterbatasan air

Kadar unsur pupuk: Banyaknya unsur hara yang dikandung oleh suatu pupuk

Kemasaman pupuk : Reaksi fisiologis masam dari pupuk yang diberikan ke tanah
Karbohidrat : Zat gula

Klorofil : Atau biasa disebut zat hijau daun. zat ini sangat berguna untuk mengubah zat yang diserapnya menjadi zat-zat makanan Kloroplas :

Kinin atau sitokinin : Zat hormone yang bekerja mempercepat pembelahan sel, membantu pertumbuhan tunas dan akar, dan dapat menghambat
proses penuaan (senescence).
Kutikula : Lapisan dari lilin yang melindungi permukaan daun dari teriknya cahaya matahari atau lingkungan yang kurang menguntungkan
Kualitas air pengairan: Adalah jumlah kandungan ion yang berbahaya, ataupun hara yang berguna bagi tanaman
Kohesi : Gaya tarik menarik Molekul air dengan molekul air lainnya

Layu permanen : Tanaman yang kekurangan air dan apabila disiram tidak dapat pulih kembali.

Mesofil : Sel-sel pada bagian daun yang banyak mengandung kloroplas (lebih kurang
setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya)
Meiosis : pembelahan sel kelamin

Meristem : Jaringan muda yang senantiasa membelah
(meristematis)

Mitosis : pembelahan dari sel tubuh

Multiselluler : makhluk hidup bersel banyak
:
nilai ekivalen kemasaman, : yang artinya berapa jumlah Kg kapur (CaCO3) yang diperlukan untuk meniadakan kemasaman yang disebabkan oleh penggunaan 100 Kg suatu jenis pupuk

Nutrisi : Mineral yang dibutuhkan tanaman

Osmosis : peristiwa bergeraknya pelarut antara dua larutan yang dibatasi membran semi
permiable dan (selaput permiable diffrensial) berlangsung dari larutan yang konsentrasinya
tinggi ke konsentrasi rendah

Pertumbuhan : didefinisikan sebagai peristiwa perubahan biologis yang terjadi pada makhluk hidup berupa perubahan ukuran yang bersifat irreversible (tidak berubah kembali ke asal atau tidak dapat balik)

Pertumbuhan primer : adalah pertumbuhan ukuran panjang pada bagian batang tumbuhan karena adanya aktivitas jaringan meristem primer.

Pertumbuhan sekunder : adalah pertambahan besar dari organ tumbuhan karena adanya aktivitas jaringan meristem sekunder yaitu kambium pada kulit batang, kambium batang, dan dan akar.

Perkembangan : proses menuju pencapaian kedewasaan atau tingkat yang lebih sempurna pada makhluk hidup

Perkecambahan : merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan embrio
:
Phloem : pembuluh tempat transport makanan
Plasmolisis : Peristiwa lepasnya plasma sel dari dinding sel
:
Potensi air : energi potensial air yang terkandung dalam tubuh tanaman

Pupuk buatan: Pupuk buatan merupakan pupuk yang dibuat oleh pabrik dengan kandungan unsur hara tertentu

Pupuk asam :Pupuk dapat menurunkan pH disebut

Pupuk basa : Pupuk yang dapat menaikkan pH
B5
Pupuk tunggal : Pupuk yang hanya mengandung satu unsur

Pupuk majemuk : Pupuk yang mengandung lebih dari satu unsur

Reaksi terang : reaksi fotosintesis yang memerlukan cahaya

Reaksi gelap : reaksi fotosintesis yang tidak memerlukan cahaya

Respirasi : merupakan proses perombakan senyawa organik menjadi senyawa anorganik dan menghasilkan energi

Respirasi aerob : suatu proses metabolisme tanaman dengan menggunakan oksigen yang

Respirasi anaerob : reaksi pemecahan karbohidrat untuk mendapatkan energi tanpa menggunakan oksigen Run off aliran air permukaan

Stomata : Mulut daun

Suhu minimum : Suhu paling rendah dimana organisme masih dapat melaksanakan metabolismenya

Suhu maksimum : Suhu paling tinggi dimana organisme masing dapat melaksanakan metabolisme

Suhu optimum : Suhu paling baik untuk kelangsungan metabolisme pada makhluk hidup

Sugar sink : Tempat penerima gula, tempat gula disimpan atau dikonsumsi

Supertonik : Suatu larutan yang mempunyai tekanan osmosis lebih tinggi daripada larutan lain Sprinkle Irigation air pengairan secara pancaran

Stomata : merupakan celah yang dibatasi oleh dua sel penjaga
Tumbuhan hijau : Tumbuhan yang mengandung zat hijau daun
(klorifil)

Tekanan turgor. : Tekanan hidrostatik dalam sel disebut Top dressing Pembeian pupuk melalui disebar di atas permukaan tanah.

Transpirasi : adalah proses penguapan air melalui stomata

Uniselluler : Organisme ber sel tunggal

Xylem : Merupakan jaringan pengangkutan air

Zigot : Sel hasil penyatuan sel betina (ovum) dengan sel kelamin jantan

Senin, 30 September 2013

inilah lambang koperasi yang baru


LAMBANG DAN ARTI KOPERASI INDONESIA (BARU)


Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah meluncurkan lambang baru Koperasi Indonesia dalam "International Year of Cooperatives" Indonesia di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 23-25 Mei 2012.

"Ini lambang baru Koperasi Indonesia," kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarief Hasan.

Dia menunjuk lambang baru Koperasi Indonesia yang terpampang di dinding podium utama pelaksanaan IYC Indonesia 2012 ketika membuka Festival Koperasi Internasional pertama di Indonesia itu, Rabu.

Perubahan lambang/logo Koperasi Indonesia itu didasarkan pada Surat Keputusan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nomor SKEP/14/Dekopin-A/III/2012 tanggal 30 Maret 2012 tentang Perubahan Lambang/logo Koperasi Indonesia.

Menteri Koperasi dan UKM kemudian menerbitkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 02/Per/M.KUKM/IV/2012 tanggal 17 April 2012 tentang Penggunaan Lambang Koperasi Indonesia.

Syarief mengatakan, lambang Koperasi Indonesia yang baru itu berbentuk gambar bunga yang memberi kesan perkembangan dan kemajuan koperasi di Indonesia.

Gambar bunga itu mengandung makna Koperasi Indonesia selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya, serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi.

Lambang Koperasi Indonesia yang baru itu didominasi oleh warna hijau pastel yang berwibawa dan menimbulkan kesan kalem.

Bentuknya juga lain sama sekali dari yang sebelumnya yang berbentuk pohon beringin yang dikelilingi kapas dan padi, timbangan, bintang dalam perisai, gerigi roda, dan berwarna merah dan putih.

Berikut penjelasan tentang Lambang Baru Koperasi Indonesia


BENTUK :Logo Sekuntum Bunga Teratai bertuliskan KOPERASI INDONESIA
Logo Atau Lambang Koperasi Baru

Arti Gambar dan Penjelasan Lambang Koperasi Baru:
1.    Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk gambar bunga yang memberi kesan akan
     perkembangan dan kemajuan terhadap perkoperasian di Indonesia, mengandung makna    
     bahwa Koperasi Indonesia harus selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif,   
     inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya serta berwawasan dan berorientasi pada
     keunggulan dan teknologi;

2.    Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk gambar 4 (empat) sudut pandang
     melambangkan arah mata angin yang mempunyai maksud Koperasi Indonesia:
o     Sebagai gerakan koperasi di Indonesia untuk menyalurkan aspirasi;
o     Sebagai dasar perekonomian masional yang bersifat kerakyatan;
o     Sebagai penjunjung tinggi prinsip nilai kebersamaan, kemandirian, keadilan dan demokrasi;
o     Selalu menuju pada keunggulan dalam persaingan global.

3.    Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk Teks Koperasi Indonesia memberi kesan dinamis modern, menyiratkan kemajuan untuk terus berkembang serta mengikuti kemajuan jaman yang bercermin pada perekonomian yang bersemangat tinggi, teks Koperasi Indonesia yang berkesinambungan sejajar rapi mengandung makna adanya ikatan yang kuat, baik didalam lingkungan internal Koperasi Indonesia maupun antara Koperasi Indonesia dan para anggotanya;

4.    Lambang Koperasi Indonesia yang berwarna Pastel memberi kesan kalem sekaligus berwibawa, selain Koperasi Indonesia bergerak pada sektor perekonomian, warna pastel melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan, kemauan dan kemajuan serta mempunyai kepribadian yang kuat akan suatu hal terhadap peningkatan rasa bangga dan percaya diri yang tinggi terhadap pelaku ekonomi lainnya;

5.    Lambang Koperasi Indonesia dapat digunakan pada papan nama kantor, pataka, umbul-umbul, atribut yang terdiri dari pin, tanda pengenal pegawai dan emblem untuk seluruh kegiatan ketatalaksanaan administratif oleh Gerakan Koperasi di Seluruh Indonesia;

6.    Lambang Koperasi Indonesia menggambarkan falsafah hidup berkoperasi yang memuat :
o     Tulisan : Koperasi Indonesia yang merupakan identitas lambang;
o     Gambar : 4 (empat) kuncup bunga yang saling bertaut dihubungkan bentuk sebuah lingkaran yang menghubungkan satu kuncup dengan kuncup lainnya, menggambarkan seluruh pemangku kepentingan saling bekerja sama secara terpadu dan berkoordinasi secara harmonis dalam membangun Koperasi Indonesia;

o     Tata Warna :
1.    Warna hijau muda dengan kode warna C:10,M:3,Y:22,K:9;
2.    Warna hijau tua dengan kode warna C:20,M:0,Y:30,K:25;
3.    Warna merah tua dengan kode warna C:5,M:56,Y:76,K:21;
4.    Perbandingan skala 1 : 20.

sumber : Kementerian UKM

Sabtu, 07 September 2013

lingkup budi daya tanaman

Lingkup dari budidaya tanaman terdiri dari bidang ilmu: 1. Pemuliaan tanaman
2. Teknologi benih
3. Pengolahan
4. Teknik budidaya
5. Pengendalian hama, penyakit dan gulma
6. Pemanenan

Seluruh lingkup budidaya tanaman berada dalam konteks yang padu. Satu sama lain dan mempunyai hubungan timbal balik yang erat.Kegiatan budidaya tanaman itu sendiri mengandung 3 faktor utama yaitu:
a. Tanaman
b. Lingkungan tumbuh atau lapang produksi dan teknik budidaya atau pengelolaan.
c. Produk tanaman

Tanaman pertanian adalah tumbuhtumbuhan yang dikelola manusia pada batas tingkat tertentu. Jumlah spesies yang termasuk kedalam tanaman pertanian ini cukup banyak mencapai 20.000 spesies lebih. Meningkatnya peradaban dan kebudayaan manusia serta pemenuhan kebutuhan pangan, sandang dan papan akan menambah jumlah spesies yang termasuk ke dalam tanaman pertanian.
Tanaman mengalami dua tahap perkembangan yaitu tahap perkembangan vegetatif dan reproduktif. Tahap perkembangan vegetatif meliputi perkecambahan benih, pemunculan dan pertumbuhan bibit dan menjadi tanaman dewasa. Sedangkan tahap perkembangan reproduktif meliputi pembentukan bunga, pembentukan, pemasakan dan pematangan biji. Lingkungan tumbuh tanaman dapat
digolongkan ke dalam lingkungan abiotik berupa tanah atau medium/substrat lainnya dan iklim atau cuaca dan lingkungan biotik berupa makhluk hidup lainnya. Tanah atau medium/substrat merupakan pemasok hara dan air yang diperlukan tanaman selain sebagai tempat hidup komponen biotik, baik yang menguntungkan maupun yang merugikan. Iklim terdiri dari unsur/unsur seperti udara, angin, suhu, kelembaban udara, cahaya matahari, dan hujan. Lingkungan biotik meliputi hama, penyakit dan gulma yang merugikan dan makhluk lainnya yang menguntungkan tanaman Lingkungan tumbuh yang baik memungkinkan produksi tanaman yang baik juga. Tanaman dengan lingkungan tumbuhnya saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain.




aspek budi daya tanaman

Aspek budidaya meliputi tiga aspek pokok, yaitu:
1. Aspek pemuliaan tanaman
2. Aspek fisiologi tanaman
3. Aspek ekologi tanaman

Ketiga aspek ini merupakan suatu gugus ilmu tanaman (crop science) yang langsung berperan terhadap budidaya tanaman dan sekaligus terlihat pada produksi tanaman. Hasil pemuliaan tanaman, berupa varietas yang memiliki berbagai sifat unggul. Akan tetapi sifat unggul ini hanya akan muncul bila teknik budidaya yang dilakukan sesuai dengan sifat yang diinginkan varietas unggul tersebut. Dengan kata lain keberhasilan dalam penggunaan varietas unggul sangat tergantung pada bagaimana pelaku budidaya telah melakukan tindak budidayanya secara benar.

Peningkatan produksi pangan tidak hanya mengandalkan penemuan penemuan varietas-varietas baru yang mempunyai kelebihankelebihan tertentu, tetapi juga harus memperbaiki metoda atau teknik budidayanya serta mengusahakan cara bertanam yang benar.

Pemulia tanaman terus berupaya untuk menghasilkan berbagai modifikasi keunggulannya guna mencapai peningkatan kebutuhan manusia. Aspek fisiologis dalam teknik budidaya tanaman mencakup segenap kelakuan tanaman dari taraf benih sampai taraf panen. Ekologi tanaman merupakan seluruh faktor di luar tanaman utama (baik biotik maupun abiotik) yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman.